Ketika itu aku berkata kepadamu: Janganlah gemetar, janganlah takut kepada mereka; Tuhan, Allahmu, yang berjalan di depanmu, Dialah yang akan berperang untukmu sama seperti yang dilakukan-Nya bagimu di Mesir, di depan matamu,
Ulangan 1:29-30
Musa memulai pesan perpisahannya kepada Israel dengan mengingatkan penolakan orang tua mereka untuk menaati firman Tuhan untuk memasuki Tanah Perjanjian. Dengan kematiannya, orang Israel ini harus mengikuti pemimpin selain Musa untuk pertama kalinya dalam hidup mereka. Musa ingin mereka tahu bahwa Pemimpin mereka yang sebenarnya belum berubah. Tuhan telah melakukan hal-hal besar bagi mereka pada zaman Musa. Sekarang Tuhan akan melakukan hal-hal besar di zaman mereka melalui Yosua. Mereka akan memiliki lebih dari sekedar cerita pembebasan tangan kedua untuk diceritakan kepada cucu mereka. Mereka akan menjadi saksi mata dari kuasa dan kesetiaan Tuhan. Tetapi mereka harus mematuhi perintah yang sama yang diabaikan oleh orang tua mereka dan memiliki keyakinan yang tidak dimiliki oleh nenek moyang mereka!
Tuhan Yang Mahakuasa dan Yang Berdaulat, semua kemuliaan dan kehormatan diberikan kepada-Mu atas tindakan besar-Mu untuk menebus, untuk menyelamatkan, untuk memenuhi, dan untuk memberkati orang-orang-Mu di sepanjang zaman. Kami mohon, ya Tuhan, tolong berkatilah umatmu hari ini dengan iman untuk mengharapkan kekuatan-Mu, hati untuk menaati Firman-Mu, dan mata untuk melihat bahwa pekerjaan besar-Mu belum selesai. Dalam nama Yesus kami berdoa. Amin.