TAHUKAH kau hal pertama yang Nuh Lakukan ketika ia dan keluarganya keluar dari bahtera? Ia membuat persembahan atau pemberian kepada Allah. Kau dapat lihat Nuh sedang melakukan hal ini dalam gambar di bawah. Nuh mempersembahkan pemberian binatang untuk berterima kasih kepada Allah karena menyelamatkan keluarganya dari air bah.
Apakah kaupikir Yehuwa senang dengan pemberian ini? Ya, memang. Oleh karena itu, Ia berjanji kepada Nuh bahwa Ia tidak akan pernah lagi membinasakan dunia dengan sebuah banjir.
Tidak lama kemudian tanah pun kering, dan Nuh beserta keluarganya mulai dengan kehidupan yang baru di luar bahtera. Allah memberkati mereka dan berkata, ’Beranakcuculah dan bertambah banyaklah serta penuhilah bumi.’
Tetapi kemudian hari, jika orang-orang akan mendengar tentang air bah, mungkin mereka kuatir bahwa akan terjadi lagi banjir seperti itu. Maka Allah memberikan sesuatu yang akan mengingatkan orang akan janji-Nya untuk tidak pernah lagi membuat banjir di seluas bumi. Tahukah kau apa yang Ia berikan untuk mengingatkan mereka? Sebuah pelangi.
Sebuah pelangi sering terlihat di langit pada waktu matahari bersinar setelah hari hujan. Dalam sebuah pelangi terdapat banyak warna yang indah. Pernahkah kau melihatnya? Apakah kaulihat pelangi di dalam gambar?
Inilah yang Allah katakan: ’Aku berjanji bahwa tidak pernah akan ada lagi air bah untuk memusnahkan manusia dan binatang. Kutaruh pelangi di awan. Dan apabila pelangi muncul, Aku akan melihatnya dan mengingat perjanjian-Ku.’
Jadi jika kaulihat sebuah pelangi, hendaknya hal itu mengingatkanmu tentang apa? Ya, janji Allah bahwa Ia tidak pernah lagi akan memusnahkan bumi dengan air bah.
Kejadian 8:18-22
18Lalu keluarlah Nuh bersama-sama dengan anak-anaknya dan isterinya dan isteri anak-anaknya. 19Segala binatang liar, segala binatang melata dan segala burung, semuanya yang bergerak di bumi, masing-masing menurut jenisnya, keluarlah juga dari bahtera itu. 20Lalu Nuh mendirikan mezbah bagi Tuhan; dari segala binatang yang tidak haram dan dari segala burung yang tidak haram diambilnyalah beberapa ekor, lalu ia mempersembahkan korban bakaran di atas mezbah itu. 21Ketika Tuhan mencium persembahan yang harum itu, berfirmanlah Tuhan dalam hati-Nya: “Aku takkan mengutuk bumi ini lagi karena manusia, sekalipun yang ditimbulkan hatinya adalah jahat dari sejak kecilnya, dan Aku takkan membinasakan lagi segala yang hidup seperti yang telah Kulakukan. 22Selama bumi masih ada, takkan berhenti-henti musim menabur dan menuai, dingin dan panas, kemarau dan hujan, siang dan malam.”
Kejadian 9:9-17
9“Sesungguhnya Aku mengadakan perjanjian-Ku dengan kamu dan dengan keturunanmu, 10dan dengan segala makhluk hidup yang bersama-sama dengan kamu: burung-burung, ternak dan binatang-binatang liar di bumi yang bersama-sama dengan kamu, segala yang keluar dari bahtera itu, segala binatang di bumi. 11Maka Kuadakan perjanjian-Ku dengan kamu, bahwa sejak ini tidak ada yang hidup yang akan dilenyapkan oleh air bah lagi, dan tidak akan ada lagi air bah untuk memusnahkan bumi.” 12Dan Allah berfirman: “Inilah tanda perjanjian yang Kuadakan antara Aku dan kamu serta segala makhluk yang hidup, yang bersama-sama dengan kamu, turun-temurun, untuk selama-lamanya: 13Busur-Ku Kutaruh di awan, supaya itu menjadi tanda perjanjian antara Aku dan bumi. 14Apabila kemudian Kudatangkan awan di atas bumi dan busur itu tampak di awan, 15maka Aku akan mengingat perjanjian-Ku yang telah ada antara Aku dan kamu serta segala makhluk yang hidup, segala yang bernyawa, sehingga segenap air tidak lagi menjadi air bah untuk memusnahkan segala yang hidup. 16Jika busur itu ada di awan, maka Aku akan melihatnya, sehingga Aku mengingat perjanjian-Ku yang kekal antara Allah dan segala makhluk yang hidup, segala makhluk yang ada di bumi.” 17Berfirmanlah Allah kepada Nuh: “Inilah tanda perjanjian yang Kuadakan antara Aku dan segala makhluk yang ada di bumi.”